Penulis: Ikhwanul Halim, Wiselovehope, Alexis Z, Resi Bujangga, Alan Reis, Immanuel Herman, Tari Abdullah, Fidèlé Amour, Mas Sam, Anggun Caldarone, Satya Padma, Wijatmoko Bintoro Sambodo
Dim. 13cmx19cm; 168 halaman; paperback
Genre: Antologi, Cerpen, Puisi
Buku ini tidak lahir dari jawaban, melainkan dari kegelisahan.
Gaza dan Palestina sering kita dengar sebagai berita—angka, peristiwa, atau potongan-potongan tragedi yang datang dan pergi. Tapi di balik semua itu, ada kehidupan yang nyata. Ada orang-orang yang bangun setiap pagi dengan harapan yang sama seperti kita, meski dunia di sekeliling mereka tak selalu memberi ruang untuk itu.
Kumpulan puisi dan cerpen ini adalah cara sederhana untuk mencoba mendekat—meski kami tahu, tak akan pernah benar-benar cukup. Kata-kata di dalamnya tidak mewakili siapa pun secara utuh. Ia hanya usaha kecil untuk merasakan, untuk tidak berpaling, untuk tetap mengingat bahwa di sana ada manusia, bukan sekadar cerita yang lewat.
Beberapa tulisan mungkin terasa sunyi, beberapa penuh amarah, dan sebagian mencoba tetap menyimpan harapan. Semua itu dibiarkan apa adanya, sebagaimana perasaan yang muncul saat mencoba memahami sesuatu yang begitu jauh, tapi sekaligus begitu dekat.
Semoga buku ini bisa menjadi pengingat kecil—bahwa empati masih mungkin, bahwa kepedulian tidak harus selalu besar untuk berarti, dan bahwa suara, sekecil apa pun, tetap layak untuk didengar.
