Tahun 2021, Perpusnas sebagai Badan yang berhak mengeluarkan ISBN menerapkan aturan baru bagi pemohon ISBN. Dalam formulir permohonan tercantum kotak teks โSinopsisโ yang wajib diisi.
Pertanyaannya: Apakah menulis sinopsis merupakan tugas penerbit?
Tentu tidak, Bambaaang! Itu tugas PENULIS. Dan jangan harap ini menjadi tugas EDITOR.
Jadi, kami harapkan setiap penulis yang ingin bukunya diterbitkan PIMEDIA untuk menulis sendiri sinopsis buku miliknya.
Di sini aku hanya membahas sinopsis novel, karena penulis novel adalah makhluk yang paling malas menulis sinopsis bukunya sendiri (bahkan, termasuk aku. Padahal aku anak baik, peramah, rajin, dan baik hati).
๐๐ฉ๐ ๐ข๐ญ๐ฎ ๐๐ข๐ง๐จ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ฌ?
Sinopsis adalah kisah singkat dari plot naskah, karakter, latar, gaya dan suasana hati. Dikelompokkan menurut bab berikut cuplikannya, sinopsis menjadi jawaban pertanyaan tentang isi novel.
Sinopsis menunjukkan bakat menulis kamu. Iya … kamu!
Sinopsis menunjukkan kemampuanmu menyusun cerita yang bagus dan, di atas segalanya, memaksa editor membaca naskah lengkapnya.
Banyak penulis tidak suka menulis sinopsis, termasuk aku. Kenapa? Capek, tau! Udah nulis panjang-panjang empat puluh ribu sampai seratus ribu kata, eh … disuruh meringkas jadi beberapa ratus kata saja.
Dengan jumlah kata yang terbatas, apa lagi namanya kalau bukan penyiksaan bagi kita para penulis novel yang agung?
Tapi kami yang penerbit tidak mau tahu. Kita, eh … kalian penulis harus mampu mengidentifikasi bagian mana yang masuk dan mana yang dimutilasi.
Seperti kebanyakan kerjaan yang kedengarannya mustahil, jika dikerjakan sedikit demi sedikit, maka akan sedkit juga. Gampang, kan? Kaaan!
๐๐ฉ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐๐ข๐ฅ๐๐ค๐ฎ๐ค๐๐ง ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐๐ข๐ง๐จ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ฌ?
Tidak ada aturan baku tentang bagaimana kamu harus membuat sinopsis … etapiii! ada beberapa saran yang mungkiiiin harus kamu lakukan dengan benar.
1. ๐๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ฑ ๐ด๐ข๐ซ๐ข ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ฏ๐จ๐ฏ๐บ๐ข.
Salah satu kesalahan terbesar yang dibuat oleh pengarang newbies adalah menyembunyikan ending sinopsis. Kamu harus menunjukkan bagaimana ending ceritamu, newbies! Tidak ada yang lebih menyebalkan gue sebagai editor daripada tiba pada akhir yang tidak memuaskan.
Aku kasih tempe, kalian boleh saja berharap pembaca terhenyak oleh klimaks yang meledak, twist 540 derajat bikin sesak napas masuk angin … etapiii! Jangan mengharapkannya dari editor. Ingat, editor adalah orang yang akan meloloskan novel kamu ke penerbit.
๐๐๐๐๐๐๐:
Akhir cerita mungkin sengaja dibuat tidak meyakinkan, dan ini baik-baik saja. Nonton STAR WARS: THE EMPIRE STRIKE BACK?
Ending buku kamu mungkin merupakan bagian dari seri yang tidak lengkap atau mungkin kamu ingin membiarkan imajinasi pembaca menemukan endingnya sendiri.
Yang penting, selama kamu dapat membuktikan bahwa akhirnya berhasil dan benar-benar menyajikan bagaimana pengungkapannya sepanjang jalan cerita. Bukan twist ujug-ujug hantu pembunuhnya nongol di bab terakhir!
2. ๐๐ถ๐ฌ๐ต๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ธ๐ข ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ค๐ข๐ค๐ข๐ต๐ฏ๐บ๐ข.
Seorang editor dapat menemukan masalah besar pada naskah kamu hanya dengan membaca sinopsisnya. Motivasi tokoh mungkin tidak sesuai dengan keputusannya, atau prolog yang tidak nyambung dengan isi cerita, dan seterusnya. Etapiii! Kalau kamu betul menyusun sinopsis, editor akan melihat bahwa novel kamu tersusun secara holistik. dengan motivasi karakter yang kuat dan aliran yang wajar dan masuk akal dari prolog atau bab 1 hingga epilog atau kata TAMAT.
Jangan pernah menunggu editor melihat kekurangan novelmu. Jika kamu sudah dapat menemukannya sendiri setelah menulis sinopsisnya, pertimbangkan untuk menunda mengirimkannya ke editor sampai naskahmu memuaskan dirimu sebagai penulisnya.
3. ๐๐ช๐ฏ๐ฐ๐ฑ๐ด๐ช๐ด๐ฎ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ถ๐ณ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฉ๐ข๐ต๐ช๐ข๐ฏ!
Sinopsis adalah satu-satunya kesempatanmu untuk menarik perhatian penerbit.
Anggap saja seperti trailer film sebelum film utama diputar yang memberikan gambaran keseluruhan cerita. Di bioskop, saat cuplikan yang menarik berakhir, kamu menoleh ke cem-cemanmu dan berkata, ‘Aku tidak sabar untuk menontonnyaโ.
Editor juga demikian. Saat sinopsis novelmu muncul di laptopku (aku di sini adalah seorang editor), kamu ingin aku menoleh ke aku yang penerbit dan berkata, Aku tak sabar untuk membaca dan mengedit yang iniโ.
Pakai semua apa yang kamu punya untuk menonjolkan sinopsis novelmu. Gunakan bahasa yang hidup dan emosional. Pastikan mood sinopsis sesuai dengan novelmu. Tunjukkan kepada editor bahwa novelmu layak dipasarkan dan lakukan segala cara untuk membuktikan bahwa bukumu akan laku.
๐๐ฉ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐ฅ๐๐ค๐ฎ๐ค๐๐ง ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐๐ข๐ง๐จ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ฌ?
Apa pun jenis sinopsisnya dan ke mana pun kamu mengirimkannya, ingat apa haram kamu tulis sebagai sinopsis.
1. ๐๐ข๐ณ๐ช๐ด ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ข๐ณ ๐ฑ๐ญ๐ฐ๐ต
Istilah ‘sinopsis’ dan ‘garis besar’ beda-beda tipis, etapiii! Pada kenyataannya sangat berbeda.
Garis besar adalah jawaban soal esai matematika aljabar anak SMP, garis besar adalah ringkasan peristiwa dari bab ke bab. ‘Pertama Nurlela terlambat masuk di hari pertama sekolah dan bertemu senior galak Gangnamboi, lalu mereka melakukan itu, dan setelah seseorang dari gang anak nakal yang anu melakukan itu, sehingga terjadi …’ dan seterusnya.
Garis besar yang seperti flowchart untuk program bahasa BASIC bagus untuk menunjukkan alur pikiran kamu, tapi kami para editor TIDAK akan tertarik kalau sinopsisnya seperti itu. Sebagus apa pun novelmu, kalau sinopsismu tidak ditulis dengan baik, kami editor akan mengira bahwa novelmu akan sama saja JELEKNYA dengan sinopsisnya. Garing.
2. ๐๐ช๐ฏ๐ฐ๐ฑ๐ด๐ช๐ด ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช ๐ฃ๐ณ๐ฐ๐ด๐ถ๐ณ ๐ข๐ต๐ข๐ถ ๐ฃ๐ญ๐ถ๐ณ๐ฃ
Akankah penerbit menyukai sinopsis karanganmu atau berakhir di recycle bin pojok kiri atas desktop lepi?
Penasaran? ingin tahu jawabannya?
Menulis sinopsis seperti ini mungkin akan menggoda editor untuk membaca lebih lanjut, bukan? Kamu ingin menggoda editor sampai lupa mandi cuci kakus, bukan?
Salah.
Saat menulis sinopsis, pengarang gampang terjebak untuk menggunakan bahasa brosur atau blurb pada halaman belakang hardcover maupun softcover. Tapi ini bukan tujuan sinopsis, Fulgoso.
Sinopsis harus jelas dan ringkas, mengungkapkan esensi cerita tanpa ambiguitas. Pakai pertanyaan retoris secukupnya, dan jangan dipakai untuk menciptakan ketegangan pada yang membaca.
3. ๐๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ฆ๐ญ๐ข๐ด๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ข ๐ข๐ต๐ข๐ถ ๐ญ๐ข๐ต๐ข๐ณ ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ๐จ
Akan sangat membantu jika memasukkan tema dalam sinopsis, tetapi tidak perlu memaparkan di bagian mana dalam novelmu. Kalau kamu sudah menulis sinopsis dengan baik, tanpa diajarkan editor akan dapat โmerasakanโ temanya.
Dan juga tidak akan ada kata cukup untuk menjelaskan latar belakang dengan sangat detail. Tidak perlu merinci bagaimana jagat ceritamu lahir atau bagaimana protagonis memengaruhi kepribadian setiap tokoh.





